CILEGON,masviral.co.id – Memasuki puasa ke-17 bulan suci Ramadan, SD Negeri Bujang Gadung melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh siswa/i dan guru.
Selain penyesuaian jam belajar, sekolah juga mengisi kegiatan Ramadhan dengan tadarus Al-Qur’an, sholat duha, pesantren Ramadhan.
Kepala SDN Bujang Gadung, Drs. H. Ruhyadi, M.Pd, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan pihak sekolah mengikuti edaran pemerintah terkait penyesuaian jam belajar di sekolah.
“Untuk jam pelajaran selama Ramadan ini ada pengurangan waktu sekitar 10 menit setiap mata pelajaran. Kemudian jam masuk yang biasanya pukul 07.00 menjadi pukul 07.30, dan jam pulang yang biasanya sekitar pukul 12.00 dimajukan menjadi pukul 11.00,” ujar Ruhyadi saat diwawancarai awak media.
Menurutnya, perubahan jadwal tersebut bertujuan agar siswa tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik tanpa mengurangi semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Selain penyesuaian waktu belajar, SDN Bujang Gadung juga mengisi kegiatan pagi dengan aktivitas keagamaan.
Jika pada hari biasa siswa melakukan kegiatan literasi membaca buku umum, selama Ramadan kegiatan tersebut lebih difokuskan pada tadarus Al-Qur’an.
“Selama bulan puasa ini kita meningkatkan kegiatan tadarus bagi anak-anak. Biasanya ada literasi membaca buku, namun khusus Ramadan kita arahkan untuk membaca Al-Qur’an agar kebiasaan ibadah mereka semakin meningkat,” jelasnya.
Tak hanya itu, para siswa/i juga melaksanakan sholat duha secara bergiliran di setiap kelas.
Sementara khusus pada hari Jumat pagi, kegiatan diawali dengan tadarus bersama yang diikuti seluruh siswa di lingkungan sekolah.
Dalam waktu dekat, pihak sekolah juga akan melaksanakan kegiatan pesantren Ramadhan selama tiga hari, yakni pada hari Senin, Selasa, dan Rabu pekan depan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter islami sejak dini.
Di sisi lain, siswa kelas VI juga tengah menjalani gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai persiapan menghadapi uji coba kemampuan akademik.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah ini, SDN Bujang Gadung juga akan mengadakan kegiatan santunan bagi anak yatim, piatu, serta siswa yang kurang mampu.
“Insya Allah hari Jumat pagi nanti kami akan memberikan santunan kepada anak-anak. Untuk anak yatim dan yatim piatu ada sekitar 21 anak, sedangkan siswa yang kurang mampu sekitar 50 anak,” ungkap Ruhyadi.
Ia menjelaskan bahwa dana santunan tersebut berasal dari infak yang dihimpun dari berbagai pihak, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua siswa yang ingin menitipkan donasi melalui pihak sekolah.
“Infak itu kami kumpulkan terlebih dahulu dari anak-anak, guru, dan juga orang tua yang ingin berpartisipasi. Setelah terkumpul, dana tersebut akan kami salurkan kepada siswa yang membutuhkan,” tambahnya.
Melalui berbagai kegiatan Ramadhan ini, pihak sekolah berharap para siswa/i tidak hanya menjalankan ibadah puasa, tetapi juga belajar memperkuat nilai keimanan serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.
“Harapan kami anak-anak bisa lebih merasakan kebahagiaan Ramadan. Selain beribadah, mereka juga belajar untuk berbagi kepada teman-teman yang membutuhkan,” tuturnya.
Ruhyadi juga menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di SDN Bujang Gadung selama Ramadan akan berlangsung hingga 14 Maret, sebelum memasuki masa libur yang telah ditetapkan sesuai kalender pendidikan.
Dengan adanya berbagai kegiatan tersebut, diharapkan Ramadhan menjadi momentum bagi siswa/i untuk meningkatkan ibadah, memperdalam nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat karakter dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Bagus


























