SERANG,masviral.co.id – Bau amis tercium dari proyek vital! Aktivis Koalisi Aksi Rakyat (KOAR) Banten, Rahmat Gunawan, bongkar dugaan kejanggalan tender Betonisasi Fc 30 3D Jalan Akses Kawasan Pelabuhan Karangantu tahun anggaran 2025 senilai Rp1,875 miliar.
Proyek di bawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Serang-Cilegon itu dinilai sarat indikasi tidak beres sejak proses lelang. KOAR minta APH dan Inspektorat Banten turun tangan.
3 Poin Panas Sorotan KOAR:
1. Selisih Pagu-HPS Cuma 0,05%, Diduga Ada Pengaturan
Dengan Pagu Rp1.875.000.000 dan HPS Rp1.873.922.762,55, selisihnya cuma Rp1 juta. Angka tipis ini bikin KOAR curiga.
“Selisih yang sangat tipis antara Pagu dan HPS ini seringkali menjadi indikasi awal adanya pengaturan harga atau perencanaan yang kurang kompetitif,” sentil Rahmat Gunawan.
2. Tender Dibuat September 2025, Dituding Kejar Setoran
Tanggal pembuatan tender tercatat 2 September 2025. Untuk anggaran 2025, waktu itu dinilai terlalu mepet dan terkesan buru-buru.
“Hal ini dinilai cukup terburu-buru untuk anggaran tahun 2025, yang memunculkan spekulasi mengenai percepatan proses demi kepentingan pihak tertentu,” tegas Rahmat.
3. Rawan Pinjam Bendera, SBU Usaha Kecil Perlu Dicek
Meski jatah Usaha Kecil, KOAR ingatkan risiko pinjam bendera. Spesifikasi beton $Fc’ 30$ butuh alat berat mumpuni. Rahmat minta verifikasi faktual pemenang agar gak ada perusahaan abal-abal yang menang.
KOAR: Jangan Main-main Sama Jalan Vital Pelabuhan
KOAR bakal kawal ketat sampai proyek fisik jalan.
“Kami tidak ingin proyek jalan akses pelabuhan yang sangat vital bagi ekonomi warga ini dikerjakan asal-asalan hanya karena proses lelang yang tidak transparan. Kami meminta pihak DPUPR Banten dan UPTD terkait untuk memastikan pemenang tender benar-benar kredibel,” tegasnya.
Status tender memang sudah Selesai. Tapi KOAR ngotot: rincian pemenang dan hasil evaluasi wajib dibuka ke publik. Sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik.
Hingga berita ini naik, DPUPR Banten dan UPTD Serang-Cilegon belum kasih klarifikasi resmi soal selisih Rp1 juta dan tudingan tender kejar tayang itu.
Catatan: Proyek betonisasi Jalan Pelabuhan Karangantu krusial buat arus logistik dan ekonomi nelayan. Kalau kualitasnya dikorbankan, warga yang kena getahnya.
Bagus
























