CILEGON,masviral.co.id – Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai acara Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 10 Kota Cilegon yang digelar pada Senin (15/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar dan siap melanjutkan perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Sejak awal acara, wajah-wajah bahagia bercampur haru tampak menghiasi ruangan,Para siswa/i yang selama enam tahun belajar bersama kini harus berpisah untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang berbeda.
Tidak sedikit orang tua maupun guru yang meneteskan air mata saat menyaksikan berbagai penampilan dan kenangan yang ditampilkan oleh para siswa.
Acara pelepasan berlangsung meriah namun tetap khidmat. Beragam pertunjukan seni dan kreativitas siswa berhasil memukau para tamu undangan.
Mulai dari pembacaan puisi, persembahan lagu, hingga penampilan tari yang menggambarkan perjalanan panjang para siswa selama menempuh pendidikan di SDN 10 Kota Cilegon.
Kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta sejumlah tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan dasar.
Dalam kesempatan itu, kepala sekolah SDN 10 Kota Cilegon, H. Ana Fahyudin, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh motivasi kepada seluruh siswa yang dilepas pada hari tersebut.
Menurutnya, kelulusan dari sekolah dasar bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan gerbang awal untuk menggapai masa depan yang lebih cerah.
“Saya mengucapkan
selamat kepada seluruh siswa kelas VI SDN 10 Kota Cilegon. Hari ini adalah hari yang membanggakan bagi kalian, orang tua, dan para guru yang telah mendampingi perjalanan pendidikan selama enam tahun.
Namun ingat, ini bukan akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk meraih cita-cita yang lebih besar,” ujar H. Ana Fahyudin.
Ia mengajak seluruh siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan di masa depan.
“Teruslah bermimpi dan raihlah cita-cita setinggi langit. Tidak ada kesuksesan yang datang dengan mudah.
Semua membutuhkan kerja keras, disiplin, kejujuran, dan doa. Jadilah anak-anak yang membanggakan orang tua, menghormati guru, serta berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Lebih lanjut, H. Ana Fahyudin juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan karakter sebagai bekal utama dalam kehidupan. Menurutnya, kecerdasan harus berjalan seiring dengan sikap yang baik dan rasa hormat kepada sesama.
Ia berpesan agar para siswa tidak melupakan jasa para guru yang selama ini telah mendidik, membimbing, dan memberikan ilmu dengan penuh kesabaran.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Hormatilah mereka, karena berkat ilmu dan bimbingan para guru, kalian dapat berdiri di titik ini.
Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Momen paling mengharukan terjadi saat para siswa memberikan bunga dan ucapan terima kasih kepada para guru.
Tangis haru pecah ketika tayangan dokumentasi perjalanan mereka selama enam tahun ditampilkan di hadapan seluruh hadirin.
Bagi para orang tua, pelepasan ini menjadi simbol keberhasilan sekaligus awal harapan baru bagi putra-putri mereka.
Kebanggaan terlihat jelas saat satu per satu siswa menerima tanda kelulusan dan penghargaan atas pencapaian mereka selama menempuh pendidikan dasar.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh siswa, guru, serta orang tua sebagai kenang-kenangan yang akan menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
Dengan semangat baru dan bekal ilmu yang telah diperoleh, para lulusan SDN 10 Kota Cilegon diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, meraih berbagai prestasi, serta menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu membawa nama baik Kota Cilegon di masa mendatang.
“Mudah-mudahan seluruh anak-anak kita kelak menjadi generasi yang sukses, beriman, berakhlak mulia, serta mampu mewujudkan cita-cita yang mereka impikan. Teruslah belajar, teruslah berjuang, dan jangan pernah berhenti untuk menjadi yang terbaik,” tutup H. Ana Fahyudin.

























