CILEGON,masviral.co.id – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur mewarnai kegiatan pembagian rapor semester di SMP Negeri 2 Cilegon, Kamis (18/06/2026). Bagi para orang tua, momen tersebut bukan hanya menjadi penanda berakhirnya proses pembelajaran selama satu semester, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat hasil perjuangan anak sekaligus memberikan penghargaan kepada para guru yang telah mendidik mereka.
Hal itu disampaikan oleh Riezkha Budhi Mustika saat menghadiri kegiatan pengambilan rapor siswa di SMPN 2 Cilegon. Menurutnya, pembagian rapor memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menerima lembaran nilai hasil belajar.
“Sebagai orang tua, tentu ada rasa bahagia dan bangga ketika menerima rapor anak. Namun di balik itu semua, ada dedikasi para guru yang selama enam bulan terakhir telah bekerja keras membimbing, mengajar, dan membentuk karakter peserta didik,” ujar Riezkha.
Ia menegaskan bahwa momentum pembagian rapor juga menjadi bentuk penghormatan kepada dewan guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan generasi bangsa. Di era modern yang serba digital saat ini, menurutnya, penghargaan terhadap profesi guru harus terus ditumbuhkan dan dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
“Guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, kedisiplinan, dan karakter anak-anak kita. Karena itu, penghormatan kepada guru harus selalu menjadi bagian dari budaya pendidikan,” katanya.
Riezkha menjelaskan, rapor merupakan instrumen penting yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan peserta didik. Melalui rapor, orang tua dapat mengetahui capaian akademik, sikap, kedisiplinan, hingga potensi yang dimiliki anak selama enam bulan terakhir.
“Di sinilah orang tua dapat melihat hasil evaluasi belajar putra-putrinya. Rapor menjadi cermin perkembangan anak selama satu semester, sekaligus bahan evaluasi bersama antara keluarga dan sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan ke depan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar para orang tua tidak hanya terpaku pada angka atau peringkat yang tercantum dalam rapor. Menurutnya, perkembangan karakter, etika, tanggung jawab, serta semangat belajar anak merupakan aspek yang sama pentingnya dengan prestasi akademik.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai tinggi. Karakter yang baik, sikap yang santun, disiplin, dan semangat untuk terus belajar juga merupakan bagian dari keberhasilan yang harus diapresiasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Riezkha menilai bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan kolaborasi yang erat antara sekolah, guru, dan orang tua. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mampu mendorong anak berkembang secara optimal.
Ia berharap komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan wali murid dapat terus terjalin sehingga setiap permasalahan maupun perkembangan peserta didik dapat ditangani secara bersama-sama.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah dan orang tua saling mendukung, maka anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.

Kegiatan pembagian rapor di SMPN 2 Cilegon berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para orang tua tampak antusias menerima laporan hasil belajar anak-anak mereka, sekaligus berdialog dengan wali kelas mengenai perkembangan akademik maupun karakter peserta didik selama semester berjalan.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai di atas kertas, melainkan tentang proses panjang dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik.
Bagus


























